Bisu tak berarti diam

Bisu tak berarti diam

Rabu, 23 April 2014

That's LOVE

Tersenyum pagi ini saat kudapati embun membawa wajahmu yang membawa kedipan cahaya berpelangi. aku dan kamu dalam ruang yang berbeda, kita bertemu dalam suara dan memandang langit yang sama. indah. Ada perasaan yang semakin mewangi dari sini.
aku, kamu dan jarak. That's LOVE !

salam jantung :)

Selasa, 22 April 2014

Pernah Semu

Terkagumi atas rautmu yang membawa kedamaian di setiap garis yang tebarkan. Dalam taman yang semerbak ini, semoga hujan tetap setia membasahi jiwa yang memamng sebenarnya sudah basah.

-lanjut-

Minggu, 06 April 2014

Salam Jantung,

kamu sudah sembuh?
selamat yah,
aku bagaimana?
tetaplah mengalir seperti air, dan berhembus laksana angin
akan ada waktu dimana kamu bermuara nantinya.

:)

Minggu, 30 Maret 2014

seperti ini pertanyaanku?

harapan itu masih ada.
yah, barangkali karena harapan itulah aku bertahan.
bertahan untuk apa?
lalu untuk siapa?

Rabu, 19 Maret 2014

Lupus

(barangkali) kini telah kutemukan jawabannya. Apakah itu? kedamaian. benarkah? yah. kutemukan kedamaian di matamu.
bukan aku yang terlambat menyadari, namun aku yang di waktu lalu masih meraba-raba. Maaf.

salam jantung,
:)

Sabtu, 15 Maret 2014

Salam Jantung,

lalu mengapa?
kau masih saja diam di bangku yang lapuk itu, bahkan mungkin sebentar lagi roboh. cobalah kau belajar dari langit yang masih setia memayungimu. ada banyak hal yang kamu petik dari sana. tengoklah, sebentar saja.


salam jantung,
semoga lekas pelangi.

Senin, 10 Maret 2014

Bersabarlah,

saat ini, aku lebih memilih untuk melepaskannya. tersebab apa? agar hati lebih ringan.
aku tahu, setiap waktu aku harus menikam perasaanku hingga aku benar-benar lupa jika aku pernah benar-benar menginginkannya.
tak apa.

karena kau harus tahu, waktu akan tetap setia untuk mengobati kesedihan.
bersabarlah. setelah kesedihan, akan datang pembahagiaan.

salam hati, :)